Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Hingga Mei, Realisasi Pajak DJP Sumut I Rp5,5 Triliun
Jumat, 19 Mei 2017 | 21:50:13
Medan (SIB)  -Kakanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumut I Mukhtar menegaskan, sampai 17 Mei 2017, total penerimaan Kanwil DJP Sumut I mencapai Rp5,5 triliun atau 28,52 %  dari target Rp19,3 triliun. Realisasi penerimaan menunjukkan adanya pertumbuhan sebesar 23,97%.

Hal itu ditegaskan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumut I Mukhtar kepada wartawan pada acara Media Gathering di kantornya Jalan Sukamulia 17 A Medan Kamis (18/5) pagi.

Mukhtar didampingi Kabid Pelayanan, Penyuluhan dan Humas (P2 Humas) DJP Sumut I Dwi Ahmad Suryadi Jaya. Juga hadir Kabid Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan (DP3) Sutan Siregar, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Ferizal, Kepala KPP Pratama Medan Polonia Malatas Pasaribu, Kepala KPP Pratama Medan Timur Risdawati, Kepala KPP Pratama Medan Barat Rudi P, Kepala KPP Pratama Medan Petisah H Sulaiman, Kepala KPP Pratama Lubukpakam Hamdini, Kepala KPP Pratama Medan Kota Chandra Buana, Kepala KPP Pratama Medan Belawan Mulyadi, Kabid Keberatan dan Banding Wahyu Widodo serta Kasi Bimbingan dan Penyuluhan Sony dan staf di P2Humas Sari.

Rasio kepatuhan penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sampai 17 Mei 2017 telah mencapai 75,01%. Jumlah WP wajib SPT Tahunan adalah 367.218 terdiri dari 338.904 WP Orang Pribadi (OP) dan 28.314 WP Badan.  Realisasi penerimaan SPT Tahunan sebanyak 275.460 terdiri dari 261.274 SPT Tahunan WP OP dan 14.186 SPT Tahunan WP Badan.

Mukhtar menyebut program pengampunan pajak (tax amnesty) telah berakhir. Jumlah uang tebusan yang masuk ke kas negara dari WP di lingkungan Kanwil DJP Sumut I hampir mencapai Rp5 triliun. Total WP yang memanfaatkan program tax amnesty mencapai 54.000 orang. Jumlah harta yang dideklarasi di dalam negeri sebanyak Rp176,4 triliun dengan total repatriasi hingga Rp3,8 triliun. Sedangkan jumlah harta yang dideklarasi di luar negeri Rp44,8 triliun. Dengan demikian total harta yang dilaporkan mencapai Rp225,1 triliun. "Seluruh pencapaian ini tidak terlepas dari peran media," katanya.

Sebagai mitra DJP, Mukhtar melihat kalau media telah mengkomunikasikan informasi perpajakan kepada masyarakat luas. Publikasi yang masif saat amnesti pajak  dan pemberitaan mengenai berbagai kegiatan DJP, khususnya terkait tindakan penegakan hukum merupakan bentuk dukungan nyata media bagi DJP untuk mengamankan penerimaan negara.

"Ke depannya sinergi yang harmonis antara media dengan DJP akan dilakukan lebih intensif, terutama dalam rangka memberikan edukasi perpajakan kepada masyarakat," jelasnya.

Mukhtar juga memberikan apresiasi kepada WP yang telah memanfaatkan program amnesti pajak dan melaksanakan kewajibannya sesuai dengan ketentuan. Partisipasi masyarakat dalam membayar pajak merupakan wujud nyata cinta tanah air dan bangsa. "Apresisasi juga kami berikan kepada seluruh pihak baik pemerintah maupun swasta yang telah memberikan dukungan kepada DJP," ungkap Mukhtar.

Sampai saat ini, kata dia, ada sembilan WP yang berpotensi merugikan negara hingga Rp223 miliar dengan berbagai upaya sampai upaya terakhir akan di gijzeling. (A2/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Cara Paling Ampuh Non Aktifkan Novanto Versi Refly Harun
325.887 Ormas Berbadan Hukum Terdaftar di Kemenkum HAM
Kasus Rapat Fiktif, Eks Pejabat Kemenag Kembalikan Rp 1,1 Miliar
Komplotan Pemalsu e-Mail Presiden Jokowi Kirim Surat ke 51 BUMN
Presiden RI Minta Para Wali Kota se-Indonesia Jangan Sampai Tidak Menyadari Perubahan Zaman
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU