Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
BGI Presentasi Dermaga Industri Raksasa di Hadapan Investor Tiongkok
Rabu, 17 Mei 2017 | 18:41:28
SIB/Dok
PRESENTASI: Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bersama Komisaris Best & Grow Investment Ishak Charlie menghadiri presentasi rencana pembangunan dermaga industri raksasa berskala global, baru-baru ini di Tiongkok.
Jakarta (SIB) -Best and Grow Investment (BGI) menggelar pertemuan dengan para investor asal Tiongkok menjelang peresmian acara "One Belt One Road" (Forum Investasi Dunia) di Beijing, Tiongkok, 14-15 Mei 2017. BGI mengenalkan berbagai potensi investasi di Indonesia. BGI menggelar presentasi rencana pembangunan Dermaga Industri Raksasa berskala global atau Port Estate (GIIPE) di Medan.

GIIPE sebagai pusat pengembangan industri baru di Medan akan mendorong aktivitas perekonomian di Sumatera Utara. GIIPE nanti menjadi tempat strategis karena terintegrasi dengan kawasan industri dan hunian. Tentu, kelebihan ini menjadi keuntungan sendiri untuk para investor.

Dalam forum tersebut, salah satu investor Tiongkok, Shenzen Qixin Construction Group Co Ltd melalui Deputy Chairman, Ye Hong Xiao menyatakan tertarik berinvestasi di GIIPE. Sebagai perwakilan Pemerintah Indonesia, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto turut mempromosikan rencana ini.

Luhut Panjaitan mengatakan, Indonesia adalah negara dengan tujuan investasi yang paling menjanjikan. Investor tidak perlu takut berinvestasi di Indonesia, karena pemerintah sudah merevisi regulasi yang memberatkan calon investor.

Pemerintah Indonesia menyambut baik kawasan GIIPE dan mendorong para investor untuk berinvestasi dalam proyek tersebut. Selama kerja sama saling menguntungkan, Pemerintah Indonesia akan memberikan dukungan penuh dan menjamin kenyamanan investasi kepada para investor.

Senada dengan Luhut, Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia melalui Kementerian Perindustrian memberikan rekomendasi dan dukungan terhadap pengembangan kawasan GIIPE. Pemerintah Indonesia juga menyambut baik acara ini.

Komisaris Best & Grow Investment Ishak Charlie memaparkan berbagai keunggulan berinvestasi di GIIPE. Kawasan GIIPE berlokasi di Percut Sei Tuan. Letaknya 16 Km dari pusat Kota Medan, 3,5 Km dari Bandara Internasional Kuala Namu dan 9,5 Km dari Pelabuhan Belawan. GIIPE menempati lahan seluas 2.000 hektare (Ha) dan masih akan melakukan ekspansi lahan. Proyek GIIPE terbagi dalam Power Plant seluas 200 Ha, Seaport seluas 200 Ha, Industrial Estate seluas 1.000 Ha, Residential seluas 200 Ha, Cruise Port, Golf & Palm Resort seluas 100 Ha, Central Business District seluas 300 Ha, dengan nilai total investasi USD 7,438 miliar dolar (sekitar Rp99 triliun). (Rel/R5/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Cara Paling Ampuh Non Aktifkan Novanto Versi Refly Harun
325.887 Ormas Berbadan Hukum Terdaftar di Kemenkum HAM
Kasus Rapat Fiktif, Eks Pejabat Kemenag Kembalikan Rp 1,1 Miliar
Komplotan Pemalsu e-Mail Presiden Jokowi Kirim Surat ke 51 BUMN
Presiden RI Minta Para Wali Kota se-Indonesia Jangan Sampai Tidak Menyadari Perubahan Zaman
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU