Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Bulog Jamin Stok Gula Pasir dan Beras Aman Saat Ramadhan dan Lebaran
Kamis, 20 April 2017 | 20:30:50
Jakarta (SIB) -Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Djarot Kusumayakti menjamin stok gula pasir dan beras aman saat memasuki Ramadhan hingga Lebaran 2017.

Menurut Djarot, saat ini stok gula pasir yang ada di gudang Bulog masih berada di angka 400.000 ton. Pasokan tersebut menurutnya cukup untuk memenuhi permintaan saat Ramadhan dan Lebaran. Pasalnya, kebutuhan konsumsi normal sebesar 240.000 ton per bulan.

"Stok gula pasir 400.000 ton, kebutuhan kita normal 240.000 ton nasional sebulan. Sebanyak 400.000 ton bisa 2 sampai 3 bulan," kata Djarot di Kementerian BUMN, Selasa (18/4).

Selain stok gula pasir, Bulog juga memastikan stok beras aman saat Ramadhan dan Lebaran karena saat ini stok beras yang ada di gudang Bulog masih sebanyak 2 juta ton.

"Beras masih ada 2 juta ton. Aman sampai Lebaran, ada barangnya, harganya stabil," tutur Djarot.

Untuk memastikan harga pangan stabil, pihaknya mengaku telah menyiapkan 20.000 unit rumah pangan kita (RPK) yang akan disebar di seluruh pelosok Indonesia.

"Mereka (RPK) sudah siap, tinggal nanti kita suplai barangnya. Secara fisik sudah siap, sudah ada hampir 20.000, semoga bisa pengaruhi pasar," pungkas Djarot.
Impor 50.000 Ton

Guna mengantisipasi besarnya permintaan daging pada saat momen Idul Fitri atau Lebaran 2017, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) akan mengimpor daging kerbau asal India sebanyak 50.000 ton.

Untuk mendatangkan 50.000 ton daging kerbau asal India tersebut, saat ini Bulog tengah menunggu izin impor dari pemerintah.

"Yang pasti Bulog hari ini (standby stock daging) 39.000 ton. Masih akan masuk lagi proses untuk izinnya 50.000 ton dari India, kerbau semua," kata Djarot Kusumayakti.

Ketika ditanya mengapa tak melakukan impor daging sapi, Djarot mengatakan bahwa impor daging sapi saat ini porsinya masih didominasi oleh swasta. Sehingga, sebagai perpanjangan tangan pemerintah, Bulog lebih memilih untuk mengimpor daging kerbau.

"Sapi enggak main dulu, karena swasta main di sana," ucap Djarot.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, akan melakukan impor daging sebanyak 50.000 ton untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga saat Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2017.

"Daging ada stok 40.000 ton saat ini. Kita akan tambah lagi kurang lebih 50.000 ton dan ini lebih dari cukup untuk menghadapi bulan Ramadhan," ujar Amran. (Kompas.com/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jalan Pertanian di Sipinggan Sidamanik Butuh Perhatian
Jalan Tertimbun Longsor, 87 KK Warga Rimo Bunga Karo Terisolir
Peringati Hari Juang Kartika ke-72, Kodim 0206 Dairi Gelar Berbagai Kegiatan
RAPBD Karo TA 2018 Rp 1,3 Triliun Defisit Rp 85 Miliar Lebih
Menyambut HJK, Kodim 0108/Agara Bedah Rumah Warga
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU