Home  / 
Dubes RI untuk Singapura Dorong Wirausaha Muda Perbanyak Ekspor
Kamis, 8 November 2018 | 15:55:39
Jakarta (SIB) -Duta Besar RI untuk Singapura I Gede Ngurah Swajaya memberi dukungan penuh kepada wirausaha muda di bawah naungan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk mengekspor produk-produk potensial yang dimiliki. 

Hal tersebut ia sampaikan dalam diskusi grup bersama Hipmi beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, di era ekonomi digital saat ini, para wirausaha dituntut mempresentasikan teknologi apa yang digunakan untuk melakukan penetrasi pasar. 

Tidak hanya pasar tradisional, tapi juga pasar non-tradisional. 

"Juga bagaimana caranya produk-produk potensial yang dimiliki produsen yang barangkali anggota Hipmi bisa diakses informasinya dalam 24 jam x 7 hari sehingga akan terjadi tahap selanjutnya di mana yang disebut transaksi," ujar Swajaya dalam keterangan tertulis, Rabu (7/11). 

Swajaya mengatakan, aplikasi berbasis teknologi yang berkembang saat ini akan menjadi solusi bagi para wirausaha muda dalam mengatasi kendala-kendala yang terjadi. Mereka tak perlu lagi mengikuti pameran setiap saat yang menghabiskan biaya cukup besar. 

Penyaluran informasi mengenai produk ke kondimen di luar Indonesia juga lebih mudah dan efisien. 

"Tidak perlu melakukan kunjungan ke luar negeri di mana akan menghabiskan biaya yang lumayan banyak hanya untuk bernegosiasi. Jadi intinya dengan adanya teknologi ini kendala seperti keterbatasan komunikasi, akses pasar, logistik, dan sebagainya dapat terpecahkan," kata dia. 

Swajaya berharap teknologi akan membantu meningkatkan kuantitas ekspor Indonesia agar neraca ekspor bisa surplus. Selain itu, Indonesia dapat memasuki berbagai pasar yang selama ini agak sulit ditembus. 

Ia mengatakan, akses pasar Indonesia secara bersamaan akan meningkat seiring kemajuan teknologi yang ada. Ketika akses pasar ditingkatkan, pelaku usaha juga mendapat peluang investasi, pariwisata, dan lain-lainnya. 

"Sehingga kita membantu semua entrepreneur Indonesia untuk bisa membuat bisnis dengan berbagai negara di dunia melalui aplikasi berbasis teknologi. Indonesia luar biasa potensinya," sebut dia. 

Sementara itu, Ketua Bidang Internasional BPP Hipmi Bagas Adhadirgha menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha dalam mengembangkan ekonomi. Hipmi menjadi jembatan kolaborasi strategis antara pemerintah dan pengusaha sesuai dengan bidang usahanya. 

"Kerjasama ini penting dalam pengembangan usaha. Misalnya Glexindo yang menjadi marketplace bagi importir di Singapura dan eksportir Indonesia dapat mendukung usaha pemerintah yang ingin menggenjot nilai ekspor," kata Bagas. (Kps/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU