Home  / 
Gugatan KPK Soal Perkara Perdata Heli AW-101 Tak Diterima
Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:20:44
Jakarta (SIB)- Gugatan KPK sebagai pihak ketiga di perkara perdata kasus helikopter AW-101 tidak diterima majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur. 

"Dengan alasan gugatan didasarkan atas perjanjian yang dipandang hakim sebagai undang-undang bagi para pihak dan belum ada putusan pidana yang telah berkekuatan hukum tetap dalam perkara tipikor helikopter AW-101," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (16/10).

Perkara perdata itu sebelumnya diajukan Irfan Kurnia Saleh yang merupakan Direktur Utama PT Diratama Jaya Mandiri. Perusahaan itulah yang mengurus pengadaan helikopter AW-101.

Irfan dijerat KPK sebagai tersangka dan perkaranya hingga saat ini masih berlangsung. Namun di tengah penyidikan KPK, Irfan menggugat perdata TNI AU, Kepala Staf TNI AU, Menteri Pertahanan, dan Menteri Keuangan.

Di tengah pengajuan perkara perdata itu, KPK yang merasa berkepentingan mengajukan gugatan intervensi. Namun gugatan KPK malah tidak diterima.
"KPK menghargai putusan pengadilan ini, meskipun kami menilai ada sejumlah risiko yang dapat semakin merugikan keuangan negara jika gugatan perdata ini nanti dikabulkan oleh hakim," ujarnya. (detikcom/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Paripurna RPJMD Hanya Dihadiri 10 Anggota Dewan
Wali Kota Medan dan Kapoldasu Raih Gelar Magister Hukum di Medan
Anggota DPRD Medan Nilai, Pemko Masih Tebang Pilih Tertibkan Reklame
Melindungi Anak-anak Dari Bahaya Rokok
Bupati Indramayu Tepis Isu Mundur karena Masalah di KPK
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU