Home  / 
Ma ruf Amin Temui Perdana Menteri Lee
Perlu Harmonisasi Asia Tenggara Memutus Ketergantungan Ekonomi AS-China
Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:17:06
SIB/Detikcom
BERBINCANG: KH Ma?ruf Amin berbincang dengan Perdana Menteri Lee Hsien Loong di Istana Singapura, Selasa (16/10). Ma?ruf berbicara soal harapannya agar hubungan serta kerja sama antara Indonesia dengan Singapura semakin meningkat.
Jakarta (SIB)- KH Ma'ruf Amin bertolak ke Singapura untuk mengikuti sejumlah kegiatan. Selasa (16/10), ia diterima oleh Perdana Menteri Lee Hsien Loong di Istana Singapura.

Ma'ruf Amin diterima PM Lee di Istana Singapura pada pukul 12.30 waktu setempat. Cawapres RI nomor urut 01 ini juga menyampaikan salam dari pasangannya, Calon Presiden incumbent, Joko Widodo, kepada PM Kee.

Dalam kesempatan itu, Ma'ruf berbicara soal harapannya agar hubungan serta kerja sama antara Indonesia dengan Singapura semakin meningkat. Khususnya pada sejumlah hal.

"Terutama dalam mengatasi persoalan ekstremisme, radikalisme dan perbaikan ekonomi," ujar Ma'ruf kepada PM Lee di Istana Singapura seperti keterangan tertulis Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin.

Ia juga berbicara soal kekuatan negara-negara di Asia Tenggara. Menurut Ma'ruf, negara di kawasan Asia Tenggara harus harmonis untuk menjaga perekonomian bersama.

"Di Asia Tenggara ini kita harus memiliki hubungan yang harmonis agar tidak tergantung kepada ekonomi Amerika dan China," ucap Rais PBNU itu.

Dalam kesempatan itu, PM Lee memanggil Ma'ruf dengan sebutan 'Bapak Kiai'. Ia menyatakan, apa yang terjadi di Indonesia akan berpengaruh ke negara lain, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Mengingat Indonesia merupakan negara besar.

Hal tersebut terkait dengan gelaran Pemilu 2019 yang akan berlangsung serentak pada 2019.

"Saya berharap Pemilu di Indonesia akan berjalan baik. Hasil Pemilu juga akan berpengaruh pada negara lain. Sebagaimana Pemilu di Amerika juga berdampak pada semua," sebut PM Lee.

Di hadapan Ma'ruf, PM Lee yang baru saja kembali dari pertemuan IMF di Bali juga memberikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia sebagai penyelenggara. Singapura juga berpengalaman menyelenggarakan acara IMF dan paham bahwa hal itu tidak mudah.

"Terima kasih Bapak Kiai berkenan hadir, untuk berbagi pandangan dalam Public Lecture besok kepada masyarakat Singapura," ujar PM Lee.
Selain bertemu PM Lee, Ma'ruf Amin datag ke Singapura juga karena ada undangan dari S. Rajaratnam School of International Studies (RSiS) Nanyang Technological University (NTU). Ma'ruf diminta memberikan Public Lecture tentang Islam Wasithiyah dan Ekonomi Berkeadilan, hari ini, Rabu (17/10). (detikcom/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU