Home  / 
Kemlu Cek Informasi Paspor 3 WNI Teroris yang Ditangkap di Malaysia
Sabtu, 21 Juli 2018 | 16:06:49
Jakarta (SIB)- Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyebut telah menerima informasi parpor dari tiga WNI tersangka teror yang ditangkap Kepolisian Malaysia. Ia menuturkan data ketiga orang tersebut telah masuk dalam sistem Kemlu.

"Baru saja kami mendapat informasi dari KL (Kuala Lumpur) informasi paspor yang kami terima. Maka data ketiga orang tersebut ada di dalam sistem kami," kata Retno di Kantor Kemlu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (20/7).

Menurut dia, data tersebut masih perlu dilakukan verifikasi kembali. 

Menlu menuturkan pihaknya baru akan menerima akses kekonsuleran pada Selasa (24/7) pekan depan. Untuk itu, Menlu mengatakan proses verifikasi dari ketiga paspor akan dilakukan setelah mendapat akses kekonsuleran. "Akses kekonsuleran akan diberikan pada tanggal 24 Juli. Jadi kami tunggu," sebutnya.
"Perlu bagi kami untuk tetap mendapat akses kekonsuleran untuk bertemu (dengan tiga WNI tersebut untuk) mencocokkan data antara paspor dengan orang dan sebagainya," ujar Retno. 

Deportasi Sedang Dikoordinasikan
Sementara itu, Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sedang berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) terkait deportasi ketiganya teroris tersebut.

"Sedang dikoordinasikan dengan aparat (Polisi) Diraja Malaysia, antara BNPT dan PDRM," kata Syafruddin di STIK/PTIK, Jl Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Syafruddin menerangkan ketiga WNI itu masih diperiksa pihak PDRM. Mereka baru dapat dipulangkan bila urusan hukum dengan PDRM selesai.
"Nanti kalau udah selesai, bisa kita bawa pulang, nanti kita akan investigasi di sini" ujar Syafruddin.

Kepolisian Malaysia sebelumnya menangkap tujuh tersangka teror, yang salah satunya mengancam akan membunuh Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V dan Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad. Terdapat juga tiga warga negara Indonesia (WNI) di antara tersangka yang ditangkap.

Dituturkan Kepala Kepolisian Federal Malaysia, Inspektur Jenderal Polisi Mohd Fuzi Harun, seperti dilansir Channel News Asia dan The Star, Kamis (19/7), tujuh tersangka yang ditangkap terdiri atas empat warga Malaysia dan tiga WNI. Identitas mereka belum diungkap. Semua tersangka ditangkap dalam operasi polisi yang digelar antara 12-17 Juli lalu, di sejumlah wilayah seperti Terengganu, Selangor, Perak dan Johor.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto tiga WNI tersangka aksi teror itu terindikasi berafiliasi dengan ISIS. "Saya ingin sampaikan bahwa ini ada penangkapan warga Indonesia di Malaysia. Ada tiga orang yang diduga terafiliasi dengan kelompok ISIS," kata Setyo di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/7).  (detikcom/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Melamar Wanita yang Sama, 2 Pria Berkelahi di Tempat Umum
Suami Palsukan Kematian, Istri dan Anak Bunuh Diri
Demi Sembuhkan Anak, Orangtua Beli Pulau Rp 2,2 Miliar
Lumpuh Setelah Jatuh dari Ranjang Saat Bercinta
Demi Balas Budi, Seorang Pria Bangun Vila Rp7 Miliar Buat Anjingnya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU