Home  / 
Forum Kemitraan Parlemen Negara Pasifik akan Digelar 23–24 di Jakarta
Senin, 16 Juli 2018 | 22:06:29
Jakarta (SIB) -Atas inisiatif DPR RI, forum kemitraan parlemen  negara-negara Pasifik akan digelar, 23 dan 24 Juli 2018 mendatang di Grand Hyatt Jakarta.

Agenda internasional fenomenal yang pertama kali itu disebut Indonesia Pacific Parliamentary Partnership (IPPP)  on Human Development and Maritime Sustainability merupakan forum kemitraan parlemen baru antara Indonesia dan negara-negara kepulauan di Samudera Pasific, terutama 16 negara yang tergabung dalam Pasific Island Forum ( PIF), yakni kepulauan Cook, Federasi Mikronesia, Fiji, Perancis Polinesia, Kiribati, Nauru, Kaledonia Baru, Niue, Palau, Papua Nugini, Kepulauan Marshal, Samoa, Kepulauan Salomon, Tonga, Tuvalu dan Vanuatu.

Wakil Ketua DPR RI  Bidang Korpolkam Fadli Zon  menyatakan hal itu kepada wartawan, Kamis ( 6/7) di gedung Parlemen, Senayan,  Jakarta, didampingi  Dirjen Asia Fasifik Kementerian Luar Negeri Desra Percaya.

Menurut Fadli, dalam forum tersebut akan dibahas isu-isu  pembangunan di bidang kemaritiman dan kelautan bagi 16 negara yang berada di kawasan Pasific, dan 80% negara sudah menyatakan kesiapannya untuk menyukseskannya dan akan mengirim delegasi yang dipimpin Ketua Komisi.

"Sebagai negara kepulauan, isu-isu pembangunan di bidang kelautan dan kemaritiman merupakan fokus bersama Indonesia dan negara-negara yang berada di kawasan Pasific. DPR berharap pertemuan ini dapat menjadi gerbang baru kerjasama antar parlemen yang lebih luas antara Indonesia dengan negara-negara kepulauan di Pasific. Apalagi meski negara kecil, mereka itu memiliki satu suara di PBB termasuk terkait dengan Papua Merdeka,"  ujar Waketum Gerindra itu  sambil menambahkan,  kehadiran mereka sangat penting untuk mengetahui dan memahami integritas kewilayahan Indonesia dari Sabang hingga Merauke.  

Apalagi, selama ini banyak negara-negara yang salah memahami Indonesia. Maka, dengan IPPP ini diharapkan  dalam melihat teritorial Indonesia dengan benar dan jelas.  

Dirjen Asia Fasifik Kementerian Luar Negeri Desra Percaya menyatakan, pemerintah, khususnya Kementerian Luar Negeri menyambut baik dan mengapresiasi forum kemitraan parlemen  negara-negara kawasan Pasific karena dinilai akan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat dan bangsa Indonesia. (J01/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Melamar Wanita yang Sama, 2 Pria Berkelahi di Tempat Umum
Suami Palsukan Kematian, Istri dan Anak Bunuh Diri
Demi Sembuhkan Anak, Orangtua Beli Pulau Rp 2,2 Miliar
Lumpuh Setelah Jatuh dari Ranjang Saat Bercinta
Demi Balas Budi, Seorang Pria Bangun Vila Rp7 Miliar Buat Anjingnya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU