Home  / 
Soal Susu Kental Manis, KPAI Sebut BPOM Lakukan Pembiaran
Kamis, 12 Juli 2018 | 16:23:13
Jakarta (SIB) -Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah melakukan pembiaran terkait polemik susu kental manis (SKM). Hal itu, dikatakan oleh Komisioner KPAI bidang kesehatan Sitti Hikmawatty, berdasar pada tidak adanya komplain mengenai hal tersebut sebelumnya.

"Karena belum ada komplain selama ini, bahwa ini adalah bukan susu. Maka kami melihatnya ini seperti pembiaran ya," kata Sitti di Kantor KPAI, Jalan Teuku Umuar, Jakarta Pusat, Rabu (11/7).

Sitti mengungkapkan, pihaknya bersama Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) pernah mengadvokasi isu produk SKM tersebut. Namun, dia melanjutkan, pihak BPOM bersikeras bahwa SKM merupakan sebuh produk susu.

"Mereka berkeras (mengatakan bahwa SKM) ini susu. Bahkan kami sempat diberi ceramah oleh mereka (BPOM) saat audiensi bersama dengan produsen SKM. Bahwa SKM ini masih terdaftar dalam kode BPOM sebagai susu," sebut Ketua Harian YAICI Arif Hidayat di kesempatan yang sama.

SKM ini sudah ada sejak beberapa puluh tahun lalu, namun baru heboh sekarang dan BPOM kemudian membuat kebijakan. Diberitakan sebelumnya, Kepala BPOM, Penny K Lukito, menjelaskan soal hal ini.

"Saya kira bukan baru sekarang, dengan adanya sosial media dan di mana masyarakat dengan mudah menyampaikan dan memberikan persepsi masing-masing. Kelihatannya ini baru muncul," ujarnya saat ditemui di Aula Gedung C BPOM, Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Senin (9/7). (detikcom/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bertemu Pejabat Singapura, Ketua MPR Sampaikan Kondisi Politik RI
15 Hektare Hutan Konservasi di Riau Terbakar
Hari Ini, KPU Sampaikan Hasil Verifikasi Administrasi Bacaleg 2019
Bendera Peserta Asian Games Pakai Bambu, PDIP DKI: Tidak Pantas!
Jokowi Ajak Anak-anak Bermain dan Berdendang di Halaman Istana
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU