Home  / 
Anggota MPR/DPR RI Nurdin Tampubolon Dorong Audit Menyeluruh Transportasi di Danau Toba
Senin, 25 Juni 2018 | 16:54:10
Jakarta (SIB)-  Anggota MPR/DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Utara, Ir Nurdin Tampubolon menyatakan sangat prihatin atas musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun, di perairan Danau Toba, Senin (18/6/18). "Sebagai wakil rakyat dari Sumut saya tentuya turut berdukacita sedalam-dalamnya dan semoga para korban mendapat tempat yang layak di sisiNYa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah yang berat ini " kata Nurdin Tampubolon melalui telepon kepada wartawan Kamis (21/6). 

Terkait peristiwa itu, politisi Partai Hanura ini mendesak Pemerintah agar memperbaiki manajemen dan operasional moda tranportasi secara menyeluruh di Danau Toba agar musibah seperti itu tidak terulang kembali. "Harus dilakukan audit menyeluruh semua moda transpostasi di Danau Toba . 

Tidak hanya menyangkut sisi teknis, kelaikan kapal, tetapi juga mencakup peralatan keselamatan seperti life jacket, life boat, ship management , pengawasan hingga kompetensi sumber daya manusia (SDM)," ujar Nurdin Tampubolon sembari menyebutkan khusus bagi Nahkoda Kapal, harus memiliki Surat Keterangan Kecakapan (SKK), dan wajib memahami keadaan sehingga mampu mengendalikan pelayaran dalam keadaan cuaca yang buruk sekali pun. Artinya, pelayaran dapat terkendali dan terjamin keamanan dan keselamatan penumpang. 

Selain memperbaiki dan menerapkan aturan dan peraturan yang berlaku, kata Nurdin, pemerintah juga harus memperbaiki sarana infrastruktur di Danau Toba, seperti pengadaan dermaga yang layak tempat sandarnya kapal menurunkan dan menaikkan penumpang, kelengkapan rambu rambu pelayaran. 

Menurut Nurdin, dengan adanya audit menyeluruh , maka ke depan kapal kapal yang berlayar di Danau Toba sudah benar benar aman dan sesuai Strandar Operasional Prosedur (SOP). Pengawasan juga harus rutin dan diperketat di setiap dermaga- dermaga tempat sandarnya kapal kapal yang akan berlayar, sehingga saat kapal berangkat tidak lagi overload atau kelebihan muatan. Pengawasan ini penting sebab musibah tenggelamnya kapal di Danau Toba juga disebabkan kesalahan manusia (human error). 

Di lain sisi , Nurdin Tampubolon mendukung penuh kebijakan Pemerintahan Joko Widodo yang bekerja keras membenani kepariwisataan Danau Toba. Dia yakin, musibah tenggelamnya kapal di Danau Toba tidak menjadi penghambat bagi langkah langkah yang sudah dilakukan pemerintah guna mewujudkan Danau Toba sebagai daerah tujuan wisata dunia. (J01/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Mau Rebut Senpi Polisi, Pelaku Curanmor Tewas Ditembak
Berkomplot dengan Napi, Remaja 17 Tahun Selundupkan Ekstasi Asal Perancis
Pengedar Sabu Ditangkap Polisi dari Kamar Kos
Polda Sumut Tangkap Bandar Judi Online
Sergai Miliki 449 PAUD dengan 3.772 Murid
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU