Home  / 
Menhub akan Terapkan Sistem Tiket Online di Terminal Bus
Kamis, 21 Juni 2018 | 14:39:51
Jakarta (SIB) - Guna mengantisipasi adanya calo penumpang bus di terminal-terminal, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan membuat sistem baru, yakni sistem ticketing. Hal ini dinilai untuk menghindari calo di terminal bus.

"Bus itu bisa poin to point tapi hambatannya dengan sistem pembayaran tiket yang tidak online maka keraguan masyarakat terhadap bus masih ada. Oleh karenanya, kami akan terapkan sistem ticketing agar mereka dari rumah tahu saya mau naik bus apa dan mereka juga merasa aman karena dia tahu hanya berhubungan dengan korporasi," ujar Budi kepada wartawan di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (19/6).

Budi mengatakan, untuk merealisasi sistem ini, ia telah menggandeng beberapa perusahaan swasta dan perusahaan otobus (PO). Rencananya, sistem ticketing itu akan direalisasi tiga bulan ke depan dari sekarang.

"Saya akan cari satu partner yang memang mampu dan kita akan berikan ke mereka dan harus disadari oleh PO, kalau calo itu tidak mendidik kita untuk memberikan suatu kepastian dan governance. Jadi kita akan pastikan dalam tiga bulan ini ticketing sudah online semua," tutur dia.

Budi juga menuturkan upaya sistem ticketing itu bertujuan agar lebih diminati masyarakat. Selain sistem ticketing itu, ia berharap terminal-terminal dapat menjaga mutu bus supaya masyarakat bisa merasa nyaman saat mudik dengan bus.

"PO itu harus menunjukkan bahwasanya makin baik maka di situ akan makin diminati. Oleh karenanya, dua hal pokok harus dilakukan. Satu adalah ticketing online dan kedua mutu-mutu bus itu harus baik. Kalau tidak baik, masyarakat merasa tertipu, karena mereka sudah merasa bayar tapi dapat bus yang jelek. Nah pada saat itu, ada suatu image bagi industri bus, itu bagus maka orang akan berbondong-bondong, orang yang tadinya naik mobil dan motor pindah ke bus. Oleh karenanya, saya mengajak kepada PO-PO untuk improve diri sambil kita tata untuk pemesanan tiketnya," ungkapnya. (detikcom/c)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
#2019KitaTetapBersaudara, Pilihan Boleh Beda Persatuan Indonesia yang Paling Utama
Mahir Melukis, Narapidana Bebas dari Penjara
Kakek 83 Tahun Lawan Perampok Bersenjata
Pegawai Supermarket Dipecat Gara-gara Jual 15.000 Apel
Gara-gara Badai Florence, 3,4 Juta Ayam dan 5.500 Babi Mati
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU