Home  / 
Menhub: Terbangkan Balon Udara Terancam 2 Tahun Penjara
* 100 Balon Udara Diamankan
Selasa, 19 Juni 2018 | 17:24:39
Jakarta (SIB)  -Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menanggapi kasus maraknya balon udara liar yang bisa mengganggu dan membahayakan jalannya penerbangan. Kemenhub menegaskan, penerbangan balon udara jelas dilarang. 

Larangan tersebut terdapat dalam Pasal 421 ayat (2) Undang Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan yang menyebutkan bahwa setiap orang yang membuat halangan dan atau melakukan kegiatan lain di kawasan keselamatan operasi penerbangan yang membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan dipidana dengan penjara paling lama 3 tahun dan atau denda maksimal Rp1 miliar.

"Pemerintah larang menerbangkan balon udara karena itu sesuai UU dilarang dan membahayakan penerbangan. Satu pasal dalam UU itu yang cukup berat kalau dia lalai melakukan sesukanya dia akan dapat diancam dua tahun kurungan penjara," kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Muara Angke, Jakarta, seperti di lansir TV one, Senin (18/6).

Budi mengatakan, Kementerian Perhubungan akan bekerja sama dengan Kepolisian untuk menyadarkan masyarakat mengenai bahaya penerbangan balon udara secara liar. Sebab saat ini aduan yang masuk mengenai gangguan balon udara dikatakan cukup tinggi.

"Bisa dibayangkan saat ini ada 75 laporan dari pilot Jawa Tengah dan (Jawa) Timur, ada di mana-mana. Kita minta kesadaran tidak melakukan. Kalau melakukan, dengan terpaksa kami akan melakukan law enforcement, menjalankan apa yang dicatat dalam UU," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, penerbangan balon udara secara liar dilaporkan marak terjadi lagi di Yogyakarta terutama selama masa libur Lebaran 2018. Pada saat jumlah penerbangan sipil melonjak bertepatan dengan arus mudik, balon-balon udara liar justru ikut ramai dan berpotensi mengancam keselamatan penerbangan.

Lembaga penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan Indonesia, AirNav Indonesia mengaku menerima puluhan laporan tentang keberadaan balon-balon udara liar dari 20 pilot maskapai penerbangan sipil selama dua hari terakhir.

100 Balon Udara Diamankan
Menhub juga mengatakan sudah ada 100 balon udara yang diamankan polisi sebelum diterbangkan.

Penerbangan balon udara ini dilakukan sebagai tradisi masyarakat di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk perayaan Idul Fitri. Budi menerangkan sudah tiga hari ini dia memberi perhatian ekstra agar masyarakat menghentikan penerbangan balon udara tersebut.

"Polisi sudah lakukan upaya luar biasa baik di Jabar, Jateng, dan Yogya. Sudah ditemukan 100 balon udara digagalkan terbang," kata Budi. (A20/detikcom/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Morrissey Hentikan Penampilan Usai Diserang Penggemar di Atas Panggung
Katy Perry dan Rod Stewart Tuding Presiden Tak Berperasaan Soal Kebakaran Hutan California
There Marbun Realisir Antihoaks Via Lagu dan Tari
Kumpulkan Rp1,1 Triliun Sepekan, Film Nuansa Natal Geser ˋBohemian Rhapsodyˊ dari Tahta Box Office
ˋA Man Called Ahokˊ di Puncak Film Laris Ungguli ˋHanum & Ranggaˊ
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU