Home  / 
Idrus Terima 7 Anak Bomber Surabaya yang Akan Dibina Kemensos
Rabu, 13 Juni 2018 | 17:59:31
Jakarta (SIB)- Menteri Sosial Idrus Marham menerima tujuh anak bomber Surabaya, Jawa Timur, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Ketujuh anak itu akan dibina lebih lanjut oleh Kementerian Sosial.

"Hari ini Kapolda Jatim, setelah melakukan perawatan awal, tadi siang menyerahkan ke Kementerian Sosial yang diwakili oleh Staf Khusus Kemensos Pak Ismail, menerima anak-anak pelaku bom. Tentu anak ini diserahkan ke Kemensos untuk dibina lebih lanjut," kata Idrus Marham di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (12/6).

Idrus menerima ketujuh anak bomber Surabaya di ruang VIP Sasana Manggala Praja, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Pertemuan Idrus dengan ketujuh anak itu berlangsung tertutup.

Idrus mengatakan ketujuh anak itu rata-rata masih berusia 6-14 tahun. Idrus menambahkan ketujuh anak tersebut tidak tahu apa-apa mengenai aksi terorisme yang dilakukan orang tua sehingga mereka dikategorikan juga sebagai korban.

"Anak-anak ini juga termasuk korban jaringan teroris dan kita katakan bahwa mereka tidak tahu apa-apa. Umurnya ada yang 6 tahun, 8 tahun, 11 tahun, dan paling tinggi adalah 14 tahun. Jadi mereka tidak tahu apa-apa sama sekali, karena itu kita kategorikan korban," ucap Idrus.

Idrus mengatakan sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, setiap anak korban konflik dan aksi terorisme harus dibina dengan baik-baik. Nantinya ketujuh anak itu akan diberi perlindungan dan pendampingan agar paham radikal yang diajarkan orang tuanya bisa terkikis.

"Tahap awal ini Kemensos akan memberikan perlindungan, pendampingan, agar mengembalikan kepercayaan diri mereka dan akan mengikis paham radikal yang merupakan ajaran dari orang tuanya dulu. Kita harus bersihkan dari paham radikalisme," jelas Idrus.

Namun Idrus masih merahasiakan tempat ketujuh anak bomber Surabaya itu akan dirawat. Hal itu dilakukan untuk keamanan dan keselamatan anak-anak itu. (detikcom/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Ratusan Guru Honorer Unjuk Rasa di Kantor Bupati Batubara Tuntut Diangkat Jadi PNS
LSM KLiK : DPRD Tebingtinggi Diminta Panggil Pihak Terkait
Aliansi Mahasiswa Aksi Damai di Polres Asahan Tolak Deklarasi Tagar 2019 Ganti Presiden
10 Tahun Irigasi Gunung Karo Rusak, 600 Ha Persawahan Kekeringan
Januari-September 2018, Penderita HIV di Karo Bertambah 71 Orang
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU