Home  / 
Pesawat Kepresidenan Lakukan Pendaratan Bersejarah di Bandara Kertajati
Jumat, 25 Mei 2018 | 15:49:20
SIB/ANT/M Agung Rajasa
KUNJUNGAN KERJA PRESIDEN JOKO WIDODO: Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berbincang dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) dan Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan (keempat kiri) saat tiba di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Kamis (24/5). Presiden bersama rombongan menggunakan pesawat Kepresidenan mendarat untuk pertama kalinya di BIJB Kertajati dalam rangka kunjungan kerja di Jawa Barat selama dua hari.
Majalengka (SIB) -Pesawat kepresidenan yang ditumpangi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi pesawat yang melakukan pendaratan bersejarah di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat pada Kamis (24/5) sekitar pukul 09.30 WIB. Pesawat tersebut disambut water salutesaat tiba di area apron Bandara Kertajati yang efektif terpublikasi secara internasional per 24 Mei 2018.

"Tadi kita saksikan pendaratan bersejarah, karena ini pendaratan resmi yang pertama untuk pesawat turun di Bandara Internasional Kertajati setelah kemarin dilakukan uji coba," ungkap Presiden Jokowi setelah mendarat di Bandara Kertajati.

Jokowi mengharapkan Bandara Kertajati menjadi prasarana yang dapat melayani secara optimal masyarakat Jawa Barat maupun Indonesia secara umum.

Selain itu, bandara ini dipercaya bisa memberikan dampak positif terhadap perekonomian Kabupaten Majalengka dan Jawa Barat.

"Kami juga ingin Bandara Kertajati terintegrasi dengan Pelabuhan Patimban (Subang) karena jarak dari sini 40 km sehingga ini memudahkan layanan kepada investor untuk investasi-investasi masuk dan dengan itu kita berharap pertumbuhan ekonomi Jawa Barat lebih meningkat dan lebih baik," imbuh Jokowi.

Jokowi menjelaskan, pada 8 Juni mendatang akan mulai ada penerbangan komersial yang dioperasikan oleh maskapai nasional, Citilink Indonesia.
"Bandara ini juga akan diperbesar lagi agar pesawat berbadan lebar bisa masuk Bandara Kertajati," terang Jokowi.

Presiden menuturkan, Bandara Kertajati juga menjadi contoh keberhasilan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan badan usaha dalam melakukan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, model yang diterapkan pada Bandara Kertajati ini akan dikembangkan di daerah lain sehingga akselerasi pembangunan bisa terasa oleh seluruh masyarakat. (SP/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Anton Panggabean Usulkan Penambahan Honor Guru Gereja dan Imam Mesjid
Sabrina Ajak Seluruh Masyarakat Bersama Lestarikan Lingkungan Hidup
Hari Ini, 6 PJU dan 7 Kapolres Jajaran Poldasu Dilantik
Sejumlah Anggota DPRD Medan dan Staf Diperiksa BPK
Terimakasih Polisi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU