Home  / 
Aksi Bersatu Lawan Teroris, Nyalakan Lilin Hingga Donor Darah
* Aksi Seribuan Lilin Juga di Lapangan Merdeka Medan
Selasa, 15 Mei 2018 | 20:12:19
SIB/Suryaman Candi/detikcom
Aksi penyalaan lilin di Tugu Pahlawan Surabaya sebagai simbol duka dan perlawanan terhadap aksi teror, Minggu (13/ 5).
Surabaya (SIB) -Teror serangan bom di Surabaya tidak membuat warga gentar. Sebagai bentuk melawan terorisme, warga pun melakukan berbagai aksi mulai dari donor darah hingga aksi menyalakan lilin.

Ratusan warga Surabaya mendatangi kantor PMI, Jalan Embong Wungu untuk mendonorkan darahnya. Bom di tiga gereja sendiri telah mengakibatkan 43 orang luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit di Surabaya.

Warga memang sengaja datang untuk mendonorkan darahnya karena ingin membantu para korban. Salah satunya Rudianto (31) warga Sukolilo, mengaku sedih peristiwa bom ini menelan korban jiwa. Dia pun mengajak anak dan istrinya membantu korban luka dengan datang mendonorkan darahnya.

"Ini semoga membantu, saya tidak bisa membantu apapun selain doa dan juga donor yang nantinya mungkin membantu penyembuhan lebih jauh," ujar Rudiatno.

Jumlah pendonor dilaporkan naik 10 kali lipat dibanding hari-hari biasa. Jika hari biasa hanya ada 25-30 pendonor, maka pada Minggu (12/5), pendonor mencapai 300 lebih. "Hari ini pendonor sampai pukul 7 malam mencapai 310 orang," jelas petugas administrasi, Julian.

Aksi lainnya juga dilakukan CEO deliveringdreams, Coki Tobing. Ia menawarkan tangan dan kaki (prostesis) bagi korban bom gereja secara cuma-cuma.
Aksi seribu lilin sebagai bentuk dukungan untuk melawan terorisme pun digelar di sejumlah kota. 

Di Bandung warga menggelar aksi seribu lilin di Lapangan Gasibu. Di Surabaya sendiri, aksi lilin kebersamaan Suroboyo Wani digelar di Tugu Pahlawan dan diikuti oleh tokoh lintas agama.

Aksi solidaritas juga digelar di Solo, Jawa Tengah. Warga menyalakan lilin dan berdoa bersama untuk korban bom gereja di Surabaya. Dalam aksi tersebut mereka juga mendoakan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia serta hilangnya aksi-aksi terorisme di Indonesia. 

Aksi Seribuan Lilin di Lapangan Merdeka
Sementara itu di Medan, seribuan lilin dinyalakan masyarakat  lintas agama sambil meneriakkan," Lawan Radikalisme", Minggu (13/5)   di lapangan merdeka, Medan. Mereka menyatakan turut berduka cita atas gugurnya sejumlah warga Surabaya akibat pemboman gereja  oleh sekelompok teroris. "Lawan radikalisme, lawan radikalisme, lawan radikalisme," teriak ribuan massa yang memadati lapangan merdeka sambil memegang lilin.

Aksi solidaritas ini juga diikuti sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas di Medan, KNPI, Pospera, organisasi kepemudaan, serta perwakilan dari kalangan lintas agama. Turut hadir Ketua DPC GAMKI Kota Medan Parulian Tampubolon. Dia mengatakan, aksi ini untuk memberi dukungan agar Indonesia bebas dari aksi terorisme. (detikcom/A10/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Harga Cabai Melejit di Raya Simalungun, Rp 35 Ribu per Kg
Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil di Medan
Industri Keramik Waspadai Tambahan Impor dari India
Nilai Barang Milik Negara Melesat Jadi Rp5.728 Triliun
Kondisi Makro Ekonomi Terjaga Baik dalam 4 Tahun
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU