Home  / 
BNN Ingin Lapas Jadi Tempat Rehabilitasi Napi Narkoba
Rabu, 21 Maret 2018 | 21:46:09
Jakarta (SIB) -BNN tengah menjajaki kerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) untuk menjadikan lembaga pemasyarakatan sebagai tempat rehabilitasi buat napi narkoba. Hal ini sekaligus sebagai upaya pencegahan peredaran narkoba di lapas.

Hal ini dikatakan oleh Kepala BNN Irjen Heru Winarko dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 yang berjudul 'Pemerintah Serius Tangani Narkoba: Sergap Penyelundup Narkoba, Apa dan Bagaimana?' di gedung Kemenkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (20/3).

"Bagaimana di dalam, kita mencoba pencegahan, kita bukan hanya kasih ceramah. Bagaimana kita bangun sistem. Tren narkoba ada di lapas. Bagaimana kita pencegahan sistem di lapas ini. Lapas bukan hanya pembinaan narapidana, tapi juga harus ada tempat rehabilitasi," kata Heru.

Menurutnya, lapas nantinya tidak hanya menampung masyarakat binaan, tapi juga ada tempat rehabilitasi. Menurutnya, selama ini semua pengguna ingin direhabilitasi. Berdasarkan data BNN, target rehabilitasi pengguna narkoba mencapai 18 ribu pada 2017.

Untuk 2018, target rehabilitasi ditargetkan meningkat menjadi 20-22 ribu pengguna narkoba. Pusat rehabilitasi narkoba juga akan ditingkatkan menjadi 160 tempat.

Heru menambahkan, lapas yang juga menjadi tempat rehabilitasi pengguna narkoba juga semakin banyak di masa yang akan datang. Diakuinya, jumlah tempat yang dapat difungsikan untuk lapas dan rehabilitasi tidak begitu banyak.

"Di Jakarta ada 2 atau 3. Ini yang kita harapkan. Kalau lahan kurang, bisa ke atas. Bisa digunakan napi dan ada tempat rehabilitasi," terangnya.

Heru mengatakan BNN akan terus bekerja secara simultan untuk melakukan pemberantasan sekaligus pencegahan. Pihaknya akan membangun sistem pencegahan narkoba hingga ke desa-desa.

"Bagaimana desa punya daya tangkal kita melibatkan Babinsa dan Babinkamtibmas di sana. Nanti kami akan koordinasi dengan Kementerian Desa agar punya daya tangkal terhadap narkoba," ujarnya. (detikcom/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jutaan Pria di Tiongkok dan India Terancam Tidak Bisa Menikah
Nasir Pastikan Cabut Aturan Linearitas Pendidikan Tinggi
Polri Bantah Intimidasi Bos First Travel Selama Penyidikan
Musornaslub KONI Tetapkan PON 2024 di Aceh-Sumut
Lahan Sawah di Sumut Tiap Tahun Menyusut
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU