Home  / 
Ditahan KPK, Bupati Halmahera Timur Bantah Terima Suap
Selasa, 13 Februari 2018 | 18:17:54
SIB/ANT/Imam
SALAMI MENKEU : Presiden Joko Widodo (kiri) menyalami Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang mendapatkan penghargaan Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award), disela mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta, Senin (12/2). Sri Mulyani mendapat penghargaan itu pada World Government Summit, di Dubai.
Jakarta (SIB) -Bupati Halmahera Timur Rudy Erawan resmi ditahan KPK sebagai tersangka suap. Dia membantah tuduhan menerima suap tersebut.

"Nggak ada komentar ya. Mana, saya nggak terima, politik itu," kata Rudy saat dikawal menuju ke mobil tahanan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (12/2).

Rudy tampak menggunakan rompi tahanan berwarna oranye. Ia langsung dibawa ke rutan KPK untuk ditahan selama 20 hari pertama.

"Tersangka RE (Rudy Erawan) ditahan untuk 20 hari ke depan mulai hari ini (12/2) di Rumah Tahanan Klas 1 Jakarta Timur Cabang KPK," kata Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati.

Rudy diumumkan KPK sebagai tersangka pada Rabu, 31 Januari 2018. Rudy diduga menerima uang Rp 6,3 miliar dari Amran HI Mustary selaku Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara. Amran telah divonis berkaitan dengan kasus tersebut.

Perkara ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Damayanti Wisnu Putranti pada Januari 2016. KPK kemudian mengembangkan kasus tersebut dan menjerat beberapa orang lainnya.

"RE merupakan tersangka ke-11. Sebelumnya KPK sudah menetapkan 10 orang terkait kasus ini, di mana 6 dari 10 telah divonis di Pengadilan Tipikor," sebut Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat itu. (detikcom/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
AJI: Rapor Indonesia Masih Merah untuk Kebebasan Pers
BEM Nusantara Dukung Bawaslu Sumut Larang Paslon Kampanye Terselubung di Rumah Ibadah
Lawan Hoax! Laporkan Jika ASN Langgar 6 Hal ini di Medsos
Wapres AS Posting Pertemuan dengan Pengurus NU, Bahas Lawan ‘Jihad’
Pergeseran Pola Kelompok Radikal Sebabkan Wanita Aktif dalam Aksi Terorisme
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU