Home  / 
PSMS Gagal ke Final, Pelatih Apresiasi Kerja Keras Pemainnya
Selasa, 13 Februari 2018 | 18:17:09
Solo (SIB) -Persija Jakarta kembali memberi pelajaran berarti bagi PSMS Medan pada laga semi final leg II Piala Presiden yang berakhir 1-0 di Stadion Manahan Solo, Senin (12/2). Hasil itu membuat langkah PSMS terhenti dengan agregat 1-5 setelah di leg I menyerah 1-4.

Kekalahan tersebut pun menggagalkan ambisi PSMS melaju ke final. Meski demikian Pelatih PSMS, Djajang Nurjaman tetap mengapresiasi kerja keras pemainnya. "Kami sudah berjuang hingga semi final. Di babak pertama kami menguasai pertandingan, tapi kesusahan mencetak gol. Di babak kedua, kami harus kecolongan. Tapi saya tetap bangga. Ini sebuah prestasi karena kami datang sebagai tim promosi yang hanya persiapan beberapa minggu saja," kata Djanur usai laga.

Sementara Kapten PSMS, Legimin Rahardjo mengakui timnya sudah berjuang maksimal. "Laga ini seimbang. Kami punya beberapa peluang, tapi sayang tidak bisa menghasilkan gol," ucapnya singkat.

Dalam laga tersebut, PSMS melakukan beberapa perubahan pemain yang diturunkan sejak awal. Di bawah mistar, posisi Abdul Rohim diisi Dhika Bhaya. Di lini bawah, M Roby satu-satunya pemain kembali dipercaya turun. Posisi Lobo yang terkena akumulasi kartu diisi Roni Fatahillah. Dua full back menjadi tugas Gusti dan Fredyan.

Abdul Aziz pun dipercaya menjadi starter untuk mendampingi M Alwi dan Legimin di lini tengah. Trio di depan tetap menjadi milik Frets Butuan, Sadney Urikhob dan Wilfried Yessoh. Sementara Persija tak banyak mengalami perubahan. Marko Simic, Riko Simanjuntak, Ismed Sofyan maupun Andritany tetap menjadi pilihan utama.

PSMS mengawali laga cukup baik. Gelombang serangan terus dilancarkan Sadney dan kawan-kawan untuk mencari gol pembuka. Sadney dua kali melepas crossing dari sisi kanan, namun Yessoh gagal menyambut bola tersebut.

PSMS membuka peluang pertama melalui sepakan jarak jauh Fredyan Wahyu di menit 8. Namun Andritany cukup sigap menangkap bola. Andritany kembali menunjukkan kelas ketika menggagalkan sepakan keras Frets Butuan di menit 16.

Persija bukan tanpa peluang. Simic berhasil menebar ancaman di menit 19, meski tendangan kaki kirinya masih melebar. Sebelum water break, PSMS kembali mengancam gawang Persija. Namun tendangan jarak jauh Legimin mengarah tepat di pelukan Andritany. Gusti Sandria punya kans bagus di pengujung babak pertama dari bola mati. Sayang, tendangan melengkung Gusti masih bisa diamankan Andritany.
 
Usai turun minum, Persija meningkatkan serangannya. PSMS sendiri tetap bermain menyerang meski Sadney ditarik keluar digantikan Suhandi. Persija akhirnya membuka gol menit 61. Marko Simic kembali menggetarkan gawang PSMS usai memanfaatkan kerja sama Ramdani dan Riko Simanjuntak di kotak penalti.

Setelah itu, PSMS punya dua peluang bagus ketika Yessoh dan Frets sudah berhadapan dengan kiper. Namun Andritany terlalu tangguh untuk ditaklukkan. Dia mampu membaca arah bola tersebut. Tak ada gol tambahan di sisa waktu. (R21/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pansus: Insyaallah RUU Antiterorisme Selesai Rabu 23 Mei
Diserang Warga, Jemaah Ahmadiyah Lari ke Hutan
Indonesia Raya Berkumandang di Kebaktian GKI Diponegoro
Rektor Runtung Sitepu: Kasus Dosen Himma Pukulan Bagi USU
Survei Indo Barometer: Soeharto Presiden Paling Berhasil
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU