Home  / 
Hujan Deras, Menteng dan Cawang Jakarta Tergenang Air
* Polda Metro Kerahkan Tim Urai Macet
Rabu, 13 Desember 2017 | 20:59:41
SIB/ANT/Fanny Octavianus
CUACA IBU KOTA: Awan gelap menaungi wilayah Ibu Kota, terlihat dari kawasan Jakarta Utara, Jakarta, Selasa (12/12). BMKG memberi peringatan dini hingga Kamis (14/12) untuk wilayah Jabodetabek cuaca dengan potensi hujan disertai kilat dan angin kencang, antara siang hingga menjelang malam.
Jakarta (SIB) -Hujan deras kembali mengguyur Jakarta. Kawasan Menteng, Jakarta Pusat dan Cawang, Jakarta Timur, tergenang air imbas intensitas hujan yang tinggi.

Dilihat dari akun Twitter Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, genangan air di Menteng setinggi 10-30 sentimeter. Tampak petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) ada di lokasi.

"Genangan 10 s.d 30 cm di Jl. Pegangsaan Timur, Menteng, Jakarta Pusat," tulis BPBD DKI Jakarta seperti dilihat, Selasa (12/12).

Dari gambar yang diunggah, tampak air sudah menutup permukaan jalan. Kendaraan yang melintas pun harus menerjang air yang tergenang.

Sementara itu, genangan di Cawang dikabarkan terjadi di Jalan MT Haryono di daerah terowongan Stasiun Cawang. Genangan terjadi sedalam 10-20 cm.

Genangan juga terjadi di beberapa titik lainnya di Jaktim, Jakbar dan Jaksel. Di Jaktim, genangan lainnya ada di Jalan Raya Malaka, Duren Sawit dan Jalan DI Panjaitan di Halte Pedati.

Sementara itu, di Jaksel, genangan dikabarkan terjadi di Jalan Soepomo di traffic light Pancoran arah Kalibata dan Jalan Tebet Raya. Dan di Jakbar, genangan dikabarkan ada di Jalan Haji Mali, Duri Kosambi, setinggi 5-15 cm.

Urai Macet
Untuk mengurai kemacetan parah akibat hujan deras ini, Direktur Lalu Laintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra membentuk tim khusus pengurai macet.
"Sudah ada kita tim pengurai macet, namanya 'timcar', ada dua tim," kata Halim saat dihubungi.

Halim mengatakan satu tim terdiri dari 20 orang. Anggota tim pengurai macet ini disebar ke titik-titik rawan macet.

"Kita siagakan anggota tersebut di titik macet, terutama di lokasi yang tergenang air supaya membantu kelancaran," sambung Halim.

Selain itu, tim pengurai macet akan membuat rekayasa arus lalu lintas hingga pengaturan di jalan ketika terjadi kemacetan parah. Salah satunya menggunakan diskresi untuk memasukkan motor ke jalur cepat. (detikcom/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Eramas Gelar Kampanye Dialogis dan Doa Bersama 23 Juni
Seribuan Warga Hadiri Halal Bi Halal Masyarakat Simalungun Bersama Djarot Saiful Hidayat di Perdagangan
FKI 1 Sumut Komit Dukung Paslon Bupati Dairi Nomor Urut 2
Warga Pinggiran Rel Berharap Pada Djoss Ada Pemondokan Layak
BEM se-Jabar Kirim Surat Protes ke Kemendagri Terkait Komjen Iriawan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU