Home  / 
Dorong Kredit, BI Kaji Aturan DP KPR Baru
Kamis, 7 Desember 2017 | 17:52:46
Jakarta (SIB) -Pertumbuhan kredit properti melambat dibandingkan beberapa tahun terakhir. Untuk mendorong pertumbuhan kredit, Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter akan memperkuat sejumlah kebijakan.

Asisten Gubernur BI, Doddy Budi Waluyo, menjelaskan untuk mendorong fungsi intermediasi perbankan yang berkualitas, BI akan mengimplementasikan rasio intermediasi makroprudensial sebagai bentuk loan to funding ratio.

"Ke depan, BI akan memperkuat kebijakan loan to value (LTV) melalui penerapan LTV secara targeted," kata Doddy saat dihubungi, Rabu (6/12).

LTV adalah nilai kredit atau jumlah pembiayaan yang bisa diberikan bank kepada pemohon kredit dengan jaminan atau agunan berupa properti atau kendaraan. Saat ini LTV tercatat 85% jadi uang muka yang dibebankan kepada peminjam adalah 15%.

"LTV berdasarkan segmen dan target ini masih dalam kajian dan membutuhkan riset untuk penerapannya," kata dia.

BI memandang penyempurnaan LTV ini yang dibahas secara targeted berdasarkan jenis properti. Kajian ini dilakukan, karena kondisi siklus untuk setiap jenis properti berbeda-beda.

Jadi nantinya, LTV akan diatur berdasarkan jenis properti, dengan kategori besar, mewah, hingga kelas bawah. Padahal sebelumnya, BI berencana mengatur LTV per wilayah. Jadi uang muka atau Down Payment (DP) Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) tiap wilayah akan berbeda batasannya.

Kredit properti per Oktober 2017 berdasarkan data uang beredar Bank Indonesia (BI) mengalami perlambatan, yakni tumbuh 13% atau Rp 779,6 triliun dibandingkan bulan sebelumnya 13,2%. (detikfinance/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Negeri Dongeng di Balik Hutan Pinus Yogyakarta
Bagai Langit Malam, Terowongan Ini Bercahaya Biru Karena Cacing
Siapa Sangka, Flores Punya Kampung Secantik Ini
Konglomerat Agresif Indonesia
Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita 1.376 Botol Miras
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU