Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Menteri Susi Ajak Masyarakat Konsumsi Keong Sawah
Kamis, 7 Desember 2017 | 17:45:32
Jakarta (SIB) -Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti terus mengingatkan masyarakat tentang keberagaman sumber protein yang dimiliki Indonesia. Dia berharap masyarakat perlahan mengubah pola pikirnya dalam mengonsumsi protein dengan tidak hanya bertumpu pada daging sapi saja, tapi juga menghargai sumber protein lainnya.

"Sumber protein kita banyak sekali. Bukan hanya daging sapi, tapi juga kerang, telur, ayam dan terutama ikan. Kandungan protein tinggi tapi harga tidak semahal daging sapi. Ayo kita makan ikan!" kata Susi kepada media, di kediamannya di kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (6/12).

Di sisi lain, Susi mendukung pernyataan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang menyebutkan bahwa keong sawah merupakan sumber protein alternatif di tengah tingginya harga daging sapi saat ini.

"Keong sawah nutrisinya sangat tinggi. Kandungan gizinya sangat bagus. Kandungan lemaknya juga rendah. Saya dari kecil suka sekali makan keong sawah, apalagi bisa diolah dengan berbagai macam bumbu. Bisa menambah makan sampai lima kali kalau makan dengan keong sawah," ucap Susi.

Kendati demikian, Susi menyayangkan pandangan masyarakat yang menganggap remeh keong sawah sebagai sumber protein. Berdasarkan UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, disebutkan bahwa kerang, cumi, udang, keong sawah dan sebangsanya termasuk jenis ikan yang masuk dalam program pemerintah untuk menambah gizi masyarakat.

Adapun dari sisi kandungan gizi, keong sawah memiliki nilai protein sebesar 12 persen, kalsium 217 mg, rendah kolesterol, 81 gram air dalam 100 gram keong sawah dan sisanya mengandung niacin serta folat, energi, protein, karbohidrat, kalsium, phosfor, dominasi vitamin A dan vitamin E serta zat gizi makronutrien yakni zat protein dalam kadar yang tinggi dan zat mikronutrien yang berupa mineral dalam bentuk kalsium.

Susi mengakui saat ini keong sawah sulit ditemui di pasaran. Untuk itu, Susi berencana akan memasukkan keong sawah dalam program minapadi yang diusung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Kami akan masukkan keong sawah ke dalam program Minapadi. Keong sawah tidak merusak padi, bukan seperti keong mas yang merusak padi. Jadi win-win solution bagi petani. Budi daya keong sawah juga bisa menambah pendapatan petani," pungkasnya. (A21/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bupati Samosir Serahkan Alat-alat Kebersihan
Dinas PP dan PA Tapsel Gelar Seminar Etika Perempuan dalam Organisasi
Tim Penilai Kecamatan Terbaik Turun ke Marancar Tapsel
BPJS Ketenagakerjaan Sibolga Keluhkan Pembayaran Iuran Jasa Konstruksi di Tapteng
Sedang Dikerjakan, Aspal Jalan Lahusa-Gomo Sudah Rusak
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU