Home  / 
Izinkan Kegiatan Agama di Monas, Anies Berhadapan dengan Keppres
Selasa, 14 November 2017 | 19:42:37
JAKARTA (SIB) -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah berujar akan kembali membebaskan area Monumen Nasional untuk kegiatan keagamaan. Hal itu disampaikan Anies pada masa kampanye Pilkada DKI Jakarta. Untuk memenuhi janjinya, setelah menjabat Anies mengaku akan mengubah peraturan yang memuat pelarangan tersebut.

Diketahui larangan kegiatan keagamaan, politik dan kegiatan komersil di Monas didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Nomor 150 Tahun 1994 tentang Penataan Penyelenggaraan Reklame di Kawasan Taman Medan Merdeka (Monumen Nasional).

Dasar hukum tersebut diperkuat SK Gubernur DKI Jakarta Nomor 14 Tahun 2004 tentang Penyelenggaraan Reklame Dalam Bentuk Baliho, Umbul-umbul, dan Spanduk di DKI Jakarta.

"Ya sekarang itu tidak boleh kegiatan kebudayaan, kegiatan kesenian tidak boleh, kegiatan pengajian juga tidak boleh jadi bukan hanya kegiatan agama, karena itu nanti akan ada perubahan pergub," kata Anies di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (13/11).

Namun niatan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu akan terkendala dengan regulasi yang lebih tinggi. Pemerintah pusat melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25 Tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah DKI Jakarta menyatakan kawasan Monas merupakan zona netral.

Pada masa pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) desakan untuk membuka arean Monas sebagai tempat keagamaan juga sempat timbul. Namun Ahok bersikeras menolak dengan alasan mendasarkan pada Keppres dan SK Gubernur tersebut. (PK/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Tantangan Revolusi Industri 4.0 Harus Direspon Secara Cepat
Bishop Kristi Wilson Sinurat STh: GMI Programkan Revitalisasi
Dua Menteri Hadiri Pembukaan Sidang Majelis GKPS
BUMD Tak Sehat Bukan Dibubarkan, Tapi Dijadikan PT Ikuti Bisnis Terkini
Kasus Penggelapan Lahan yang Menanti Keterangan Sandiaga
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU