Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Kemdikbud: Video Kekerasan pada Siswa Terjadi di SMK Bina Utama Pontianak
Rabu, 8 November 2017 | 16:09:44
Jakarta (SIB) -Belum lama ini, beredar video tentang kekerasan kepada siswa di media sosial (medsos). Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Hamid Muhammad mengatakan kejadian yang terekam video bukan penganiayaan, tetapi perkelahian siswa yang terjadi di SMK Bina Utama, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

"Jadi kejadian video yang viral itu, barusan saya sudah dapat laporan dari kepala dinas provinsi. Kejadiannya di Pontianak dan itu bukan kekerasan guru terhadap siswa dan bukan kekerasan orangtua kepada siswa, tetapi perkelahian antarsiswa" kata Hamid di gedung Kemdikbud, Jakarta, Selasa (7/11).

Sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan video yang viral di medsos mengindikasikan adanya penganiayaan yang dilakukan salah satu orangtua siswa karena dugaan pelecehan kepada putrinya. Tetapi setelah dikonfirmasi, ternyata yang terjadi adalah perkelahian antarsiswa di dalam kelas.

Menurut Hamid, perkelahian tersebut terjadi antara siswa kelas X. Pemukulan dilakukan teman sekelas yang memiliki postur tubuh besar seperti orangtua. Siswa tersebut memukul teman kelasanya karena sering mengalami perundungan.

"Siswa tersebut sering di-bully. Sering dikatain gemuk dan akhirnya emosinya memuncak. Dia mengamuk dan memukul. Pertikaian itu, biasalah anak-anak divideokan dan kemudian diviralkan. Videonya kan samar-samar jadi seperti orangtua atau orang yang sudah dewasa, tetapi ternyata sesama siswa," terang Hamid.

Ia menyebut kejadian tersebut barlangsung pada Kamis (2/11) dan telah diselesaikan oleh kepala sekolah secara damai.

Terkait sanksi, Hamid mengatakan berdasarkan Permendikbud Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Sekolah, semua sekolah harus membuka posko pengaduan terhadap semua bentuk kekerasan yang ada di sekolah. Meski demikian, tidak semua sekolah membuka posko pengaduan.

"Kami akan kembali mengintruksikan sekolah melalui kepala dinas di masing-masing provinsi agar semua menindaklanjuti permendikbud tersebut," katanya. (SP/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kepala LAN RI Dr Adi Suryanto MSi : PP No 11/2017, Membawa Transformasi Baru Terhadap Tata Kelola ASN
Lemhannas Minta Pemerintah Perluas Kewenangan UKP Pancasila
Benny Pasaribu: Untuk Memenuhi KEJ, Wartawan Indonesia Perlu Memahami Norma Keagamaan
Gubsu Ajak Semua Elemen Dukung Pelestarian Hutan Tropis
Dalang Pembunuh Massal Top AS Charles Manson Meninggal
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU