Home  / 
Kasus Korupsi BPD Papua, Polri Sita 1.000 Kontainer Pihak Swasta
Jumat, 22 September 2017 | 23:02:07
Jakarta (SIB)- Bareskrim Polri menyita beberapa aset milik Direktur Utama PT SBI, TM, yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana kredit Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua. Sebagian besar aset yang disita berupa kontainer, berjumlah 1.098 unit.

"Kami sedang melakukan asset tracing untuk me-recovery kerugian negara. Sejak penetapan (TM sebagai tersangka), kami sudah melakukan penyitaan beberapa aset milik yang bersangkutan," kata Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri Kombes Indarto, Rabu (20/9).

Aset yang disita, kata Indarto, antara lain kontainer besar 698 unit, kontainer kecil 400 unit, truk, 4 forklift, dan 2 bangkai forklift di Surabaya. Dia juga mengatakan upaya penyidik menyita aset milik TM, yang diduga dibeli dengan uang kredit BPD Papua, akan berlanjut ke dua kota di Papua.

"Nanti ada lagi aset yang kita sita di Papua," ujar Indarto.

TM diduga bekerja sama dengan oknum pegawai BPD Papua untuk merekayasa permohonan fasilitas kredit.

"TM adalah debitur yang bekerja sama dengan pihak bank untuk merekayasa kredit yang kami nilai perbuatan melawan hukum," jelasnya.
Indarto menyampaikan TM menyandang status tersangka sejak Senin (18/9). "Kita kenakan pencucian uang juga dalam rangka asset recovery, guna memulihkan kerugian negara," ujar Indarto.

Sebelumnya, Kabareskrim Komjen Ari Dono mengumumkan temuan BPK tentang adanya penyimpangan dalam pemberian fasilitas kredit BPD Papua ke PT Sarana Bahtera Irja (PT SBI) dan PT Vita Samudra (PT Vitas). Ari juga menyampaikan penetapan tersangka terhadap eks Dirut BPD Papua, JK.

"Sudah ada satu tersangka inisial JK, mantan dirut bank. Sudah ada beberapa langkah, aset-aset juga sudah kita sita, sudah kita lelang juga, seperti ada kapal di Surabaya. Nah, itu karena empat kapal kalau kita sita kayak gitu kan biaya pengamanan tinggi. Kemarin kita lakukan pelelangan," kata Ari di gedung Bareskrim Polri, Jl Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (15/6).(detikcom/l)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sektor Swasta Diajak Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Pembangunan Infrastruktur di Danau Toba Terbaik dan Paling Cepat
Peredaran Hoax Makin Memprihatinkan
Bagikan Buku, Kapoldasu: Generasi Penerus Bangsa Harus Cerdas
4 Tersangka Kasus Khashoggi Diduga Orang Dekat Putra Mahkota Saudi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU