Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Plt Waja Berharap 263 Siswa PPPJ Angkatan 74 Jadi Corong Keadilan
Jumat, 19 Mei 2017 | 22:08:51
Jakarta (SIB) -Pelaksana Tugas Wakil Jaksa Agung (Waja), Bambang Waluyo mengingatkan 263 tata usaha kejaksaan dari seluruh Indonesia yang mengikuti pendidikan dan pelatihan pembentukan Jaksa (PPPJ) angkatan 74 gelombang 2 tahun 2017 untuk menjadi corong keadilan, harus memiliki pengetahuan, keahlian dan hati nurani.

"Pengetahuan dengan adanya pengetahuan yang luas, baik secara teoritis maupun teknis. Keahlian dalam membuat dakwaan, tuntutan maupun sebagainya, termasuk komputer dan bahasa inggris serta pengetahuan informasi tehnologi dan hati nurani (perilaku)," kata Bambang Waluyo usai membuka PPPJ Angkatan 74 di Badiklat Kejaksaan, Jalan Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (18/05).

Selanjutnya, Bambang Waluyo juga menegaskan dalam prilaku tersebut pastinya akan diajar tentang integritas, agama, dan budi pekerti dan sebagainya.

"Sehingga dengan standar ketiga tersebut, diharapkan para jaksa yang lulus itu menjadi Jaksa yang profesional, integritasnya bagus dan menjadi corong keadilan,"ujarnya.

Ditegaskan Bambang Waluyo para peserta PPPJ angkatan 74 gelombang kedua ini mampu menciptakan jaksa profesional, integritas dan memiliki hati nurani.

Apalagi saat ini, lanjutnya, pemerintah telah menggagas program revitalisasi dan reformasi hukum untuk menciptakan kemanfaatan, keadilan, dan kepastian hukum dalam rangka memperbaiki tata kelola hukum, yang dilakukan secara holistik dan sistematik, meliputi struktur birokrasi, regulasi, dan budaya hukum sebagai perwujudan salah satu agenda "Nawacita" yang menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya.

Selain itu, lanjutnya, perkembangan teknologi di era digital ini menyebabkan kejahatan telah banyak bergeser dari kejahatan konvensional kepada kejahatan digital di dunia maya. Maka dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya, diperlukan sosok jaksa yang memiliki pemahaman, pengalaman dan wawasan yang luas mengenai perkembangan teknologi.

"Teknologi diarahkan pada penguatan kesatuan dan keutuhan suatu bangsa ideologi bangsa Indonesia adalah Pancasila, sehingga yang perlu dikedepankan adalah, bagaimana memperkokoh Pancasila sebagai sumber nilai jati diri bangsa dan sebagai fondasi sekaligus acuan dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera," ucap Bambang.

Acara pembukaan PPPJ angkatan ke 74 gelombang kedua yang diikuti 210 pria dan 53 siswa wanita, dihadiri sejumlah pejabat tinggi antara lain, Plt Kabadiklat M Yusni yang pernah menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Perwakilan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Ketua Komisi Kejaksaan, Sumarno, Wakil Kepala Kejaksaan DKI Jakarta, Mashudi dan para Kepala Kejaksaan Negeri yang berada dibawah naungan Kejati DKI Jakarta.

Peserta akan digembleng selama 6 bulan terkait pengetahuan tentang institusi Adyaksa. Selama digembleng di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan, para siswa-siswi akan diajar oleh sejumlah pengajar profesional termasuk tentang kedisiplinan yang melibatkan pengajar dari marinir. (J02/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pedagang Minta Hentikan Eksekusi dan Beri Izin Pendirian Pasar SRO di Pangururan
HUT ke-62, Sat Lantas Polres Asahan Berbagi dengan Warga Kurang Mampu
Bupati Resmikan Pojok Edukasi Sampah di Komplek Stadion Bina Raga Rantauprapat
Anggota DPRD Tegal Kunker ke Tebingtinggi Terkait Perpustakaan dan Arsip
Boy Simangunsong Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Laguboti
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU