Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Perangkat Desa di Pasuruan Tuntut Tunjangan Dinaikkan
Jumat, 19 Mei 2017 | 22:07:36
Pasuruan (SIB) -Ratusan anggota Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Pasuruan mendatangi Pendopo Nyawiji Ngesthi Wenganing Gusti, Pasuruan. Mereka meminta Bupati Irsyad Yusuf memberikan tambahan tunjangan kesejahteraan.

Ratusan perangkat yang mewakili 4.830 perangkat desa dari 341 desa di Kabupaten Pasuruan ini datang dari berbagai titik kumpul. Setelah tiba, pihak pendopo langsung menawarkan perangkat desa mengirimkan 30 perwakilan untuk bertemu bupati dan jajaran. Tawaran tersebut disetujui.

"Silakan para perwakilan masuk. Kami akan menunggu di luar. Tanpa orasi, tanpa anarki," kata salah satu perangkat desa melalui pengeras suara di atas truk.

Selang satu jam, Bupati Irsyad dan perwakilan perangkat desa keluar dari pendopo. Pria yang akrab disapa Gus Irsyad ini langsung berbaur dengan ratusan perangkat desa.

"Mohon maaf karena sejak pagi saya sangat padat kegiatan hingga bisa menemui bapak-ibu sekalian siang ini. Alhamdulillah tadi saya sudah bicara dengan wakil-wakil sampeyan. Intinya pemerintah sepakat memberikan tambahan tunjangan kesejahteraan bagi perangkat," kata Gus Irsyad disambut riuh kegembiraan perangkat.

Dengan kenaikan tunjangan tersebut, para kepala desa dan perangkat desa diminta berkomitmen untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan pada masyarakat.

"Terima kasih untuk para perangkat, semoga selalu diberikan kesehatan. Terima kasih sudah tertib. Mari kita kedepankan musyawarah, diskusi, tabayyun sehingga solusi bisa dicari, seperti hari ini," terangnya.

Ditegasnya kepada para perangkat desa bahwa tunjangan kesejahteraan akan ditambah Rp 750 ribu untuk perangkat yang tak mendapatkan tanah bengkok dan Rp 650 ribu bagi yang memiliki bengkok.

Saat ini tunjangan untuk perangkat desa per bulan sebesar Rp 1.700.000. Dengan tambahan tersebut, tunjangan perangkat desa menjadi Rp 2.450.000 untuk perangkat yang tak mendapatkan tanah bengkok dan Rp 2.350.000 untuk perangkat yang mendapatkan tanah bengkok.

"Awalnya tuntutan kami tambahan Rp 1.000.000. Setelah kami diskusi dan dialog, kami menerima dengan keputusan ini," kata Ketua PPDI Kabupaten Pasuruan, Samsul Bandi.

Setelah mendengar kepastian dari bupati, ratusan perangkat desa kemudian membubarkan diri dengan tertib. Mereka tampak merasa puas dengan tambahan tunjangan kesejahteraan tersebut. (detikcom/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
13 Kecamatan di Medan Rawan Bencana
Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan Guru PAUD
Proyek Penimbunan Jalan Provinsi Rp 10 M di Silau Laut Asahan Terancam Tak Selesai
Hakim Cecar Nazaruddin Soal Dugaan Novanto Terima USD 500 Ribu
Pengunduran Diri Ngogesa Sitepu Sebagai Cawagubsu Disahkan Golkar
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU