Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Puncak Tahun Keluarga HKBP 2016
Keluarga HKBP Miliki Dua Putra Terbaiknya Jadi Menteri
* Distrik X Medan-Aceh Diwakili HKBP Teladan Juara Nasional Paduan Suara
Senin, 29 Agustus 2016 | 13:57:11
SIB/ Horas Pasaribu
Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata, Praeses Distrik X Medan-Aceh Pdt Kardi Simanjuntak MMin, Ketua II Panitia Tahun Keluarga Ir Washington Pane MSc, Sanggam SH Bakkara, Boydo HK Panjaitan, berfoto bersama juara nasional festival paduan suara Tahun Keluarga HKBP yakni Distrik X Medan-Aceh yang diwakili HKBP Teladan, Minggu (28/ 8) di Gedung Serbaguna Pemprovsu Jalan Pancing Medan.
Medan (SIB)- Menkumham DR Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan, HKBP adalah gereja besar di Indonesia dan warganya memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara ini. Sampai  di ujung dunia pasti ada ditemukan orang-orang Batak dan jemaat HKBP. Tokoh-tokohnya juga berperan besar dalam negara ini.

"Seperti sekarang, anak ni huria i, adong do dua Menteri sonari. Ahu tubu ni boru Sihite, par ari Kamis do i di HKBP Sambas".  (Dua anak HKBP sekarang jadi menteri, saya sendiri dan Luhut Binsar Panjaitan). Saya dibaptis di HKBP. Marguru malua juga sian HKBP,"  ucap Yasonna Laoly di puncak Pesta Tahun Keluarga HKBP tahun 2016, Minggu (28/8) di Gedung Serba Guna  Jalan Willem Iskandar/Pancing Medan.

Kehadiran HKBP dalam era globalisasi saat ini katanya sangatlah penting perannya bagi anak-anak. Terlebih masalah Narkoba di Indonesia, bahkan di Pulau Nias yang kecil pun sudah banyak anak-anak yang terlibat Narkoba. Peran keluarga sangat dibutuhkan untuk mendeteksi anak-anak agar tidak kena dan terpengaruh pada perbuatan yang menyimpang.

Keluarga harus taat beribadah kepada Tuhan, memberikan  pendidikan keimanan Kristiani kepada anak-anak untuk membentengi dari pornografi maupun kejahatan sosial lainnya.

"Untuk itu kita mengucapkan terimakasih kepada misionaris yang ada dari Jerman. Gereja juga berperan memajukan masyarakat Batak, Nias, Manado dan lainnya. Dia membawa kesukaan dan membawa pendidikan. Untuk itu semua, jangan  sesekali warga Kristen melupakan begitu besarnya kasih Tuhan kepada kita", ucapnya.

Gereja Santo Yosep Jalan DR Mansur, ada pelaku bom bunuh diri yang digagalkan Tuhan niatnya. Tapi warga Kristen diajak mendoakan orang-orang seperti ini, agar Tuhan mencelikkan matanya bahwa apa yang dilakukannya, itu tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.

"Mari kita berdoa kepada orang-orang di sekitar kita, agar Tuhan Yesus Kristus mengubahkan hati mereka. Persoalan-persoalan seperti ini masih akan terus mengancam dunia sekitar kita. Semua gereja saya minta agar mendoakan saudara-saudara yang bermaksud lain agar mereka mengubah pikiran mereka ke jalan yang benar. Kita doakanlah, agar dia mencintai sesama manusia, karena cinta adalah kekuatan dari segalanya. Cinta dapat mengalahkan apa saja, dapat mengalahkan pembunuhan. Peperangan pun dapat dicegah kalau kita semua saling mencintai. Karena Tuhan Yesus begitu besar mencintai kita," terang Yasonna.
Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata mengatakan, gereja membangun pondasi sesuai ajaran Kristus. Pondasi itu secara Alkitab: rumah tangga itu dibangun Tuhan, bukan manusia, sehingga institusi rumah tangga harus taat, karena Tuhan membangun dengan pondasi yang kokoh yaitu cinta kasih. Firman Tuhan yang menyebutkan hendaklah mencintai dan mengasihi tidak perlu dengan kata-kata tapi dengan perbuatan bahkan mengorbankan diri.

"Gereja harus memberi peluang kepada masyarakat untuk membangun cinta kasih itu. Cinta kasih itu tidak dibatasi tembok-tembok,  tapi terbuka kepada semua tanpa dibatasi ruang-ruang politik, ekonomi,  tanpa dibatasi oleh agama, filosopi dan falsafah kehidupan. Kita mencintai semua, bukan hanya manusia tapi segala yang bernafas termasuk apapun yang diciptakan Tuhan," terangnya.

Dia berharap jemaat di HKBP menjadi keluarga yang bisa mendidik anak-anak dan memersiapkan generasi mudanya. Sebab rumah adalah tempat pedidikan yang pertama dimana ayah dan ibu adalah guru yang pertama dan utama. "Guru tidak hanya mengajar tapi juga memberi teladan yang baik. Karena anak-anak di zaman ini perlu perhatian karena banyak ide yang ditangkapnya dari media-media. Makanya orangtua harus memberi perhatian khusus kepada anak-anak agar  pondasi iman mereka kokoh dan diikat oleh cinta kasih agar mereka bisa hidup menghadapi berbagai tantangan," tuturnya.

Pada kesempatan itu  panitia mengumumkan juara-juara festival paduan suara yang dipertandingkan pada Sabtu (27/8) kemarin di Regale Convention Center Jalan H Adam Malik Medan. HKBP Distrik  X Medan-Aceh yang diwakili HKBP Teladan menjadi Juara umum nasional. Juara II HKBP Distrik XXV Bekasi, Juara III Distrik XXIV DKI Raya, Juara Harapan I Distrik XII Kepri, juara Harapan XXVII Riau, Juara Harapan XIII Jabar-DIY.

Conductor terbaik Rio Simanjuntak dari HKBP Distrik X Medan-Aceh.(A10/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pemerintah Tetapkan HET Gula Rp 12.500 per Kilogram
Menteri Keuangan Sri Mulyani Sosialisasi Tax Amnesty kepada Pemuka Agama Kristen
Program Wirausaha Pemula Kembali Digulirkan
Rupiah dan IHSG Melemah
Punya Triliunan Dolar AS, UEA Siap Investasi di RI
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU