Home  / 
KPU Tetapkan Pilkada Sumut Hanya Diikuti Dua Pasangan: Head to Head "Eramas" Vs "Djoss"
Senin, 12 Februari 2018 | 13:40:26
Ist
JR Saragih

Medan(SIB):

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Senin (13/2), menggelar Rapat Pleno Terbuka Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 di Ballroom hotel Grand Mercure Maha Cipta Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan.

Pasangan JR Saragih dan Ance dinyatakan belum memenuhi syarat (BMS) oleh KPU karena legalisir Ijazah dianggap tidak sah.

Pernyataan tersebut langsung disampaikan ketua KPU Sumut, Mulia Banurea, pasangan yang ditetapkan adalah Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah dan Djarot - Sihar.

Hasil penelitian  dokumen persyaratan pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 yang telah diperbaiki.

KPU Sumut menyatakan satu berkas persyaratan Bakal Calon Gubernur Sumut 2018-2023, yakni JR Saragih, tidak memenuhi syarat.

Berkas tersebut adalah fotokopi ijazah atau Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang telah dilegalisasi oleh instansi yang berwenang.

"Sesuai dengan surat Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta Nomor 1454/1.851.623 Tanggal 22 Januari 2018 pada poin empat menyatakan bahwa Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta tidak pernah melegalisir atau mengesahkan ijazah atau STTB SMA Nomor 1 OC Oh 0373795 Tahun 1990 atas nama Jopinus Saragih," kata Benget Silitonga, komisioner KPU.

Dua dari tiga pasangan bakal calon tidak hadir pada rapat ini. Rapat hanya dihadiri pasangan JR Saragih-Ance Selian. Sedangkan pasangan bakal calon lainnya, yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus, tampak tidak berada di lokasi.(OL-SIB)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU