OK Arya Bupati Pertama di Indonesia Dua Kali Berturut-Turut Terpilih dari Jalur Independen

Sabtu, 4 Januari 2014 | 16:45:44

SIB/ DOK / Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST melantik Bupati Batubara periode 2013-2018 H OK Arya Zulkarnain SH MM dan H RM Harry Nugroho SE

Batubara (SIB)- Pemilihan kepala daerah Kabupaten Batubara tahun 2013 telah usai. Pada pesta demokrasi itu, pasangan H OK Arya Zulkarnain SH MM dan H RM Harry Nugroho SE menang satu putaran. Dari awal, pasangan dari jalur independen ini sudah diunggulkan banyak kalangan daripada pasangan lainnya untuk memimpin Batubara lima tahun kedepan.

Kemenangan yang diraih OK Arya dalam kanca pilkada Batubara, berkat kedekatannya dengan rakyat dan perhatiannya membangun Batubara sebagai kabupaten pemekaran dari  Asahan. OK Arya menang dalam pilkada Batubara merupakan suatu yang wajar, karena kepercayaan masyarakat masih tinggi terhadapnya dan hasil pembangunan yang dilakukan selama ini dirasakan masyarakat.

OK Arya menang dalam pilkada tahun 2013 merupakan sejarah penting di Indonesia. Pasalnya, OK Arya Bupati pertama di Indonesia dua kali berturut-turut terpilih dari jalur independen. Setelah sebelumnya dia terpilih menjadi bupati pada tahun 2008. Sehingga OK Arya memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri). Ini merupakan bukti bahwa, OK Arya dekat dengan rakyat.

OK Arya Zulkarnain  dan H RM Harry Nugroho SE resmi menjadi pemimpin di Kabupaten Batubara lima tahun kedepan, setelah keduanya resmi dilantik menjadi bupati dan wakil bupati periode 2013-2018 oleh Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST pada 24 Desember 2013 lalu.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Bupati dan wakil Bupati Batubara itu dimulai pukul 10.00 WIB dalam sidang paripurna istimewa DPRD Batubara yang dimpin ketua dewan Selamat Arifin SE.

Ketua DPRD Batubara Selamat Arifin mengatakan, pengambilan sumpah jabatan bupati dan wakil bupati Batubara sudah dilakukan melalui mekanisme yang panjang dan sah berdasarkan hukum. Untuk itu patut disyukuri dan mendukung pasangan kepala daerah ini yang dilantik.

Gubsu dalam sambutannya mengatakan, seharusnya pelantikan dilaksanakan Tanggal 23 Desember 2013 yang bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Batubara 2008-2013 namun karena ada agenda rapat paripurna DPRD Sumut sehingga pelantikan baru bisa dilaksanakan pada 24 Desember 2013.

“Prosesi ini merupakan sebuah puncak tahapan pemilukada setelah pemungutan suara dilaksanakan  19 September 2013 yang lalu dan telah diputuskan oleh KPU Kabupaten Batubara pasangan OK Arya Zulkarnain dan Raden Mas Harry Nugroho sebagai pasangan calon terpilih," ujarnya.

Pilkada disebutkan Gubsu,  merupakan manifestasi politik rakyat untuk ikut menentukan keberhasilan pembangunan daerah terutama lima tahun mendatang. Jadi dia meminta kepada pasangan calon yang belum berhasil tidak perlu berkecil hati. Semua prosedur dan tahapan pemilukada telah dijalani. Mekanisme hukum untuk memperoleh keadilan juga telah ditempuh di Mahkamah Konstitusi sehingga harus legowo dan berlapang dada menerima keputusan tersebut.

Lebih jauh dari itu semua berharap, pasangan calon yang belum memperoleh kesempatan untuk memenangkan pemilukada agar mendukung pemerintahan yang dipimpin OK Arya Zulkarnain dan Raden Mas Harry Nugroho karena Kabupaten Batubara tetap membutuhkan dukungan dan partisipasi dalam membangun kemajuan daerah.

Dalam beberapa kesempatan bupati dan wakil telah menyampaikan visi dan misi dihadapan konstituen,  bertekad untuk melanjutkan peningkatan mutu pendidikan, peningkatan derajat kesehatan dan peningkatan taraf perekonomian yang merupakan suatu konsep yang ideal. Konsep ini merupakan upaya untuk pemenuhan kebutuhan hidup dasar yang dibutuhkan warga dan masyarakat terhadap pemerintahnya.

Sejalan dengan itu, perlu diingat bahwa pelantikan ini disaksikan ribuan masyarakat Batubara secara langsung maupun melalui pemberitaan, oleh karenanya harapan masyarakat kepada bupati dan wakil bupati untuk melanjutkan pembangunan ke arah yang kebih baik akan terus ditunggu dan ditagih hingga akhir masa jabatan.

Hadir dalam acara itu, Ketua Golkar Sumut Ajib Shah, anggota DPR RI Ali Wongso Sinaga, Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu, Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang, Bupati Labura Kharuddin Syah, Bupati Samosir Mangindar Simbolon, Walikota Tebing Tinggi H Umar Zunaidi Hasibuan, Walikota Tanjungbalai Thamrin Munthe, dan FKPD Batubara serta undangan lainnya.(w)



BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI

Kembali