Sejumlah Pakar Musik Etnik Semarakkan Reuni Almuni Etnomusikologi

Senin, 26 Mei 2014 | 12:48:40


Medan (SIB)- Reuni alumni Etnomusikologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB – USU) berlangsung meriah dan dirangkai dengan Workshop dan Dialog Penggalian Kearifan Lokal Sebagai Sumber Kearifan Baru serta Pentas Kreatif Musik Nusantara diadakan di Gelanggang Mahasiswsa USU Medan selama dua hari , Rabu (21/5) dan Kamis (22/5).

Ketua panitia reuni Prof Drs Mauly Purba MA PhD mengatakan, Kamis (22/5) , tujuannya mengajak mahasiswa atau yang terlibat dalam musik supaya memberi perhatian pada musik lokal .Di usianya yang  35 tahun (1979 – 2014) ini, Departemen Etnomusikologi mencatat sedikitnya 31 angkatan yang sudah menyelesaikan perkuliahan strata S1 dengan perkiraan sekitar 500 orang alumni, sebagian bahkan sudah menyelesaikan program S2 maupun S3, yang saat ini tersebar dan berkarya di berbagai tempat di Indonesia, termasuk di manca negara.

 Dengan jumlah alumni itu, maka reuni adalah forum yang pas untuk  mengenang kembali masa-masa indah saat perkuliahan sekaligus sebagai momentum membangun, dan berkontribusi terhadap almamater dan masyarakat pelaku dan pencinta seni, baik secara akademik maupun non-akademik. Dalam konteks pemikiran serta pemahaman inilah pelaksanaan reuni alumni Etnomusikologi Fakultas Ilmu Budaya USU  2014 diadakan di dua lokasi (Medan dan Tuktuk) dirasa perlu serta dirancang dalam tiga format kegiatan, yaitu workshop musik, dialog ilmiah dan pentas kreatif musik nusantara. Tema ketiga kegiatan ini adalah “Musik Kreatif Berbasis Kearifan Lokal”.

Dikatakannya, sasaran kegiatan ini adalah terbangunnya  motivasi peserta workshop musik, dialog ilmiah dan pentas kreatif musik nusantara, termasuk mahasiswa yang masih aktif di perkuliahan,dalam mengembangkan industri (musik) kreatif berbasis kearifan lokal di Indonesia pada umumnya dan di Kota Medan pada khususnya.

Kearifan lokal adalah suatu pengetahuan masyarakat lokal yang sudah menyatu dengan sistem kepercayaan, norma dan budaya dan diekspresikan di dalam tradisi dan mitos yang dianut dalam waktu yang cukup lama . Kearifan lokal adalah filosofi dan pandangan hidup yang mewujud dalam berbagai bidang kehidupan. Dalam arti yang luas, kearifan lokal itu terjabar ke dalam seluruh warisan budaya, baik yang  tangible maupun yang intangible.

 Ditegaskan panitia reuni etnomusikologi FIB USU 2014 bahwa eksistensi kekayaan kearifan lokal di Indonesia, secara khusus di Sumatera Utara sebagai khazanah ‘deposit budaya’ yang jika dipelajari, dipahami, diolah dan dikemas secara apik dapat menjadi aset yang mendatangkan devisa dan meningkatkan perekonomian rakyat (pelaku seni).

Kegiatan workshop, dialog penggalian kearifan lokal dan pentas kreatif musik nusantara yang diadakan sangat relevan dengan kondisi yang ada serta diharapkan dapat membuka wawasan dan mendorong atensi peserta untuk  menggali dan memanfaatkan potensi kearifan lokal (kebudayaan lokal) yang ada dan menjadikannya sebagai sumber kreatifitas baru di dalam karya-karya musik mereka.

Tampil sebagai nara sumber Prof Drs Mauly Purba MA PhD  (Dept Etnomusikologi USU), Prof Dr Robert Sibarani MS (Dept. Sastra dan Bahasa Daerah USU), Drs M Takari MHum PhD (Dept Etnomusikologi USU), Drs Asep Nata (Jur Seni Musik – UNPAS Bandung), Dwiki Dharmawan (musisi Bandung), Dra Esther Lucy Siagian MSn (Jur. Etnomusikologi  Institut Kesenian Jakarta), Jabatin Bangun SSn MSi (Jur. Etnomusikologi  Institut Kesenian Jakarta/IKJ) dan Nyak Ina “Ubiet” Raseuki Ph D .

Turut memberi sambutan pembukaan workshop, Purek V USU Ir Yusuf Husni, Dekan FIB USU Dr Syahron Lubis MA dan ceramah Dr Yulianus Limbeng. Menurut Mauly Purba,peminat prodi ini banyak, malah 4 tahun terakhir , kalau koutanya 30 namun yang diterima bisa 80 orang. Jurusan etno ini satu-satunya di Sumatera, punya spesifikasi yang tidak dimiliki fakultas lain , tidak ada yang bisa mengimbangi untuk musik Sumatera , baik sekolah musik di Jerman dan dimanapun.(A2/c)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.



BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI

Kembali