Listrik PLN Sumbagut Padam Total di Tahun Baru 2017, Warga Tidak Mandi ke Gereja

Rabu, 4 Januari 2017 | 09:16:38

SIB/INT / Ilustrasi

Medan (SIB) -Padamnya listrik PLN pada hari pertama di 2017, Minggu (1/1),  membuat masyarakat panik. Bahkan, pagi harinya ada warga yang tidak mandi pergi ke gereja karena pompa air tak bisa hidup.

Pendeta Firman P Ginting STh dalam khotbahnya di  GBKP Jalan Setia Budi Medan juga menyinggung padamnya listrik tersebut. Untuk sebagian wilayah, listrik terlihat menyala pada Minggu siang sekira pukul 14.00 WIB, lalu sore padam lagi dan baru menyala pukul 21.00 WIB.

Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilayah Sumut Mustafrizal, dalam relisnya, Senin (2/1),  menjelaskan, terganggunya peralatan kontrol katup pipa gas milik Pertagas mengakibatkan terhentinya suplai gas secara tiba-tiba dari Pertagas ke pembangkit PLN di PLTGU Belawan  pada pukul 02.40 WIB dini hari, Minggu (1/1). Panel PCS 001 milik Pertagas terganggu menyebabkan katup suplai gas ke PLTGU Belawan menutup tiba-tiba. Terputusnya suplai gas otomatis membuat mesin pembangkit yang mengandalkan energi gas dan uap tersebut berhenti beroperasi.

Pasokan gas yang terhenti secara mendadak juga  menyebabkan Under Frequency Relay (UFR) bekerja dan berdampak pada terganggunya pembangkit lain yang saling interkoneksi, seperti PLTU Pangkalan Susu, PLTU Nagan Raya, PLTU Labuhan Angin. Hal inilah yang membuat sistem Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) black out, atau padam total.

Dijelaskan, sistem Sumbagut sesaat sebelum gangguan beroperasi melayani kebutuhan Sumut dan Aceh sebesar 1.101 MW. Hilangnya pasokan gas sebagai bahan bakar PLTGU di Belawan mengakibatkan daya sebesar 404 MW atau 36,7% dari total pembangkit hilang secara mendadak yang berakibat fatal bagi sistem Sumbagut. Imbas gangguan tersebut berakibat pecahnya membran pada beberapa pembangkit jenis uap (PLTU), hal ini membuat kondisi kelistrikan tidak dapat dipulihkan dengan cepat sehingga sistem mengalami defisit. Pukul 08.03 WIB PLN dapat memulihkan seluruh Gardu Induk di Sumut dan pukul 09.09 WIB memulihkan seluruh Gardu Induk di Aceh.

PLN dan Pertagas terus berupaya memulihkan keadaan hingga pada pukul 09.21 WIB suplai gas ke PLTGU Belawan sudah berjalan normal, namun tidak semua pembangkit PLN dapat distartup kembali karena mengalami gangguan akibat dari shutdown yang tidak normal.

"Proses startup dan penormalan pembangkit yang shutdown secara mendadak tersebut cukup memakan waktu. Hal tersebut membuat suplai listrik dari PLN berkurang dan mengalami defisit sehingga dengan terpaksa PLN melakukan pemadaman bergilir," jelas Mustafrizal.

PLN meminta maaf kepada pelanggan PLN Sumatera Utara atas gangguan yang terjadi dan saat ini PLN terus berupaya menormalkan pasokan listrik ke Sumatera Utara. Untuk informasi dan keluhan pelanggan, pelanggan dapat menghubungi Contact Center PLN (061) 123. (A01/ r)


BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI

Kembali